Ketua DPRD Prov Jambi, Sambut Baik Kunjungan Pimpinan Media
JAMBISTAR.ID-Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, menerima kunjungan silaturahmi sejumlah Pimpinan media di ruang kerjanya, Senin (11/11) pagi.
Read moreJAMBISTAR.COM-Anggota DPRD Provinsi Jambi menilai gerakan pasar murah yang digagas pemerintah hingga ke daerah langkah positif untuk menstabilkan harga di pasaran menjelang Ramadhan.
"Intinya, program pasar murah jalan, tetapi instansi terkait tetap harus rajin-rajin turun melakukan pemantauan ke pasar," kata Wakil Ketua II DPRD Provinsi Jambi Samsul Riduan di Jambi, Sabtu.
Ia menyampaikan hal itu setelah melihat perkembangan pergerakan harga di Kota Jambi, Kabupaten Sarolangun dan Merangin.
Menurutnya, berdasarkan data, stabilitas harga di kedua kabupaten tersebut justru menunjukkan tren yang lebih positif dibandingkan di kota.
"Kalau Sarolangun saya lihat tabel lebih baik dari Kota Jambi malahan. Hanya kedelai selisih sekitar Rp2 ribu sampai Rp3 ribu," jelasnya.
Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional Provinsi Jambi Rinna Syawal menambahkan, pemerintah memastikan kondisi harga bahan pokok di wilayahnya masih relatif stabil.
Meski demikian, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama cabe rawit merah yang kini menjadi perhatian khusus. Mengingat harga komoditas tersebut naik cukup tinggi dari Rp47 ribu ke Rp90 ribu.
Ia menjelaskan, tingginya harga cabe rawit merah dipengaruhi oleh faktor pasokan. Komoditas tersebut sebagian besar didatangkan dari luar daerah sehingga ketersediaan sangat menentukan harga di tingkat pasar.
"Cabe rawit ini pasokan dari luar, bukan dari Kota Jambi sendiri. Jadi jumlah pasokan itu sangat mempengaruhi harga,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga dan potensi pelanggaran, pemerintah akan mengoptimalkan peran tim satuan tugas memantau sekitar 14 komoditas yang telah memiliki regulasi berupa harga eceran tertinggi (HET) termasuk harga acuan penjualan (HAP) di tingkat produsen maupun konsumen.
"Apabila ditemukan harga yang tidak sesuai dengan HET atau HAP, tentu akan kita telusuri, apakah ada masalah distribusi, pasokan, atau indikasi pelanggaran harga," tegasnya.
Sejauh ini, belum ditemukan pelanggaran signifikan di lapangan. Namun, cabe rawit merah dinilai berisiko tinggi mengalami fluktuasi karena faktor cuaca.
Menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, Satgas juga memetakan jalur distribusi dan daerah sentra produksi yang surplus. Upaya ini dilakukan untuk memperlancar pasokan ke Jambi agar harga tetap terkendali.
"Kita tidak membelikan, tetapi memperlancar distribusi dengan bekerja sama dengan distributor atau pedagang supaya pasokan cukup dan harga bisa stabil," tutupnya.(*)
Editor: Endang
JAMBISTAR.ID-Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz Fattah, menerima kunjungan silaturahmi sejumlah Pimpinan media di ruang kerjanya, Senin (11/11) pagi.
Read moreJAMBISTAR.ID-Tiga opsi skema angkutan batubara Jambi menjadi solusi, akankah pihak perusahaan dapat komitmen Dewan minta Pemerintah harus tegas terkai
Read moreJAMBISTAR.ID-Beberapa insiden jalur sungai dari tongkang batubara mulai marak terjadi, anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi PKB Elpisina nilai persoalan
Read moreJAMBISTAR.COM-Komisi I DPRD Provinsi Jambi melakukan konsultasi resmi ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada tanggal 11 februari 2026, denga
Read moreJAMBISTAR.COM- Komisi III DPRD Jambi (10/02/2026) melakukan Konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU dan Komisi V DPR RI. Komi
Read moreJAMBISTAR.COM-DPRD Provinsi Jambi mendorong pengintegrasian desa wisata dengan pengembangan pusat informasi konservasi gajah (PIKG) di Desa Muara Seka
Read more