Wakil Ketua (Waka) I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata

DPRD Jambi Desak Dinsos dan Dinkes Segera Validasi Ulang 90 Ribu Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan

JAMBISTAR.COM-Wakil Ketua (Waka) I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, melayangkan desakan keras kepada Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Sosial (Dinsos) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) di tingkat kabupaten/kota, untuk segera melakukan verifikasi dan validasi ulang data warga.

Hal ini menyusul kebijakan penonaktifan sekitar 90 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di wilayah Provinsi Jambi.

Langkah cepat ini dinilai krusial karena menyangkut hak dasar masyarakat kurang mampu dalam mengakses layanan kesehatan. Ivan menegaskan bahwa meskipun ini merupakan kebijakan nasional dari Kementerian Sosial RI untuk pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), respons di tingkat daerah tidak boleh lambat.

Persoalan utama yang muncul di lapangan adalah minimnya sosialisasi. Banyak warga baru menyadari kepesertaan mereka tidak aktif justru saat sedang membutuhkan layanan di rumah sakit atau puskesmas. ?“Situasi ini sangat berisiko, terutama bagi warga yang tengah menjalani pengobatan rutin. Respons daerah harus cepat agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat,” tegas Ivan Wirata.

Berdasarkan data yang diterima, penonaktifan kepesertaan PBI umumnya dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya, Perubahan status ekonomi peserta. Data kependudukan yang tidak valid atau ganda, Kepemilikan aset tertentu yang membuat peserta dianggap tidak lagi memenuhi kriteria dan Peralihan segmen kepesertaan karena peserta telah bekerja di perusahaan.

Sebagai solusi, Ivan memastikan telah disiapkan mekanisme reaktivasi cepat dalam waktu 1x24 jam setelah proses verifikasi selesai dilakukan oleh dinas terkait. Selain itu, terdapat rencana reaktivasi otomatis bagi pasien dengan penyakit katastropik seperti gagal ginjal, jantung, dan kanker guna menjamin terapi medis tetap berjalan.

Ivan Wirata, juga mendorong perangkat desa hingga kelurahan untuk proaktif membantu warga terdampak. Menurutnya, aparatur tingkat bawah adalah pihak yang paling memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat secara langsung.

DPRD Provinsi Jambi meminta agar proses pemutakhiran data dilakukan secara transparan, disertai edukasi publik yang jelas, serta penyediaan jalur pengaduan yang mudah diakses oleh warga. "Pemerintah juga harus menjamin bahwa layanan kegawatdaruratan di fasilitas kesehatan akan tetap dilayani meski terdapat kendala administrasi pada kepesertaan PBI," pungkasnya.(*)




Komentar Facebook


Berita Terkait

Ketua DPRD Jambi Usul WFH dilakukan Rabu Hindari Libur Panjang Pegawai

JAMBISTAR.COM-Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz mengusulkan penerapan sistem kerja dari rumah atau work form home (WFH) sebaikny

Read more

Dewan Minta Evaluasi Total Angkutan Baru Bara

JAMBISTAR.COM-Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi NasDem, Izhar Majid, mendesak Gubernur Jambi untuk segera mengevaluasi operasional angkutan batu

Read more

DPRD Jambi Gelar Paripurna LKPJ Gubernur 2025

JAMBISTAR.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)

Read more

Kejar PI 10 Persen Migas, Pansus I DPRD Jambi Serius Tuntaskan Tapal Batas Tanjabbar–Tanjabtim

JAMBISTAR.COM-Panitia khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Jambi terus mendorong percepatan realisasi Participating Interest (PI) 10 persen dari hasil prod

Read more

Hafiz Fattah Imbau Nasabah Bank Jambi Tak Panik, DPRD Kawal Pengembalian Dana Transaksi Anomali

JAMBISTAR.COM-Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mengimbau masyarakat Jambi, khususnya para nasabah Bank Jambi, untuk tetap tenang menyusul t

Read more

Ketua DPRD Jambi dorong penuntasan jalan khusus batu bara

JAMBISTAR.COM-Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz Fattah mendorong penuntasan jalan khusus (hauling) angkutan batu bara, guna menjaga iklim inves

Read more