Jangan Tergiur Janji Lulus, 4.023 Peserta Mulai Ikuti Tes CAT hari ini

Senin, 11 September 2017 - 11:28:40 | dibaca: 1045 kali


PERSIAPAN TES: Panitia Daerah Tes CPNS Depkumham mempersiapkan tempat pengukuran tinggi badan untuk peserta tes CPNS jalur SMA di gedung latihan Judo Provinsi Jambi di Gor Kota Baru Jambi kemarin (10/9). (Inzet) Kakanwil Kumham Bambang Palasara memantau persiapan tes CAT di ruang Pola Kantor Gubernur Jambi kemarin (10/9).
PERSIAPAN TES: Panitia Daerah Tes CPNS Depkumham mempersiapkan tempat pengukuran tinggi badan untuk peserta tes CPNS jalur SMA di gedung latihan Judo Provinsi Jambi di Gor Kota Baru Jambi kemarin (10/9). (Inzet) Kakanwil Kumham Bambang Palasara memantau persiapan tes CAT di ruang Pola Kantor Gubernur Jambi kemarin (10/9). / M RIDWAN/JE

Untuk SMA Verifikasi Berkas

JAMBI- Seleksi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) Kemenkumham RI memasuki babak baru. Di Provinsi Jambi, peserta Sarjana mulai mengkuti ujian CAT hari ini (11/9). Sementara pelamar SMA sederajat mulai dilakukan verifikasi berkas.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jambi Bambang Palasara, mengatakan, sejauh ini proses seleksi CPNS Kemekumham berjalan lancar, pihaknya sudah melakukan simulasi dengan kondisi yang riil.

Untuk proses seleksi peserta SMA sederajat, akan dilakukan  verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan di GOR Kota Baru, sementara peserta sarjana mulai menjalankan test system CAT di ruang Pola Kantor Gubernur Jambi pada Senin besok (hari ini, red).

‘‘Sarajana mulai ujian CAT, SMA mulai verifikasi berkas,’‘ kata Bambang, saat meninjau persiapan seleksi di GOR, Kota Baru, kemarin (10/9).

Lebih lanjut Bambang menyebutkan, untuk ujian CAT ditangani langsung oleh BKN kantor regional Jambi. Komputer dan alat ujian system CAT langsung didatangkan dari Jakarta.

‘‘Ada 160 komputer dibawa dari Jakarta. Yang dipakai 150, 10 cadangan,’‘ imbuh Bambang.

Bambang mengungkapakan, ada 14,819 peserta SMA sederjat yang akan mengikuti verifikasi berkas, dan 4.023 orang peserta sarjana yang akan mengikuti ujian.

‘‘Sebelumnya yang mendaftar SMA ada 18,725. Namun sekitar 4.000 an gugur karena persyaratan. Ada yang nilainya dibawah 7, ada yang tidak melampirkan surat domisili,’‘ jelasnya.

Untuk 4,023 peserta sarjana, kata Bambang, akan mengikuti ujian secara bertahap di Ruang Pola kantor Gubernur, mulai dari tanggal 11-16 September. ‘‘Sekali ujian 150 orang, sehari ada 5 sesi. Waktu ujiannya 2 jam,’‘ jelas Bambang.

Sementara verifikasi berkas peserta SMA sederajat juga dilakukan bertahap di GOR Kota Baru, Kota Jambi. ‘‘Waktunya sama, dari tanggal 11-16 September. Verifikasi berkas SMA bisa 2,500 per hari,’‘ katanya.

Bambang menjelaskan, Panitia Daerah hanya selaku penyelenggara, penentuan kelulusan berkas, kewenangan pemerintah pusat. Untuk itu, pihaknya juga menghimbau kepada peserta jangan percaya jika ada calo atau orang yang bisa menjamin kelulusan CPNS ini.

 ‘‘Ujannya system CAT, yang bisa menolong hanya diri sendiri. Jangan tergiur dengan orang yang menjanjikan bisa menolong lulus. Tak ada yang bisa menjamin lulus. Anak pak Presiden saja tidak lulus,’‘ tegasnya.

Rangkaian test CPNS Kemenkumham ini, sebut Bambang masih panjang, untuk peserta sarjana, jika lulus ujian CAT, akan mengkuti tahap wawancara di Jakarta. Sementara untuk peserta SMA sederajat, setelah lulus verifikasi berkas akan melanjutkan test kesamaptaan,kesehatan dan ujian CAT.

‘‘Peserta SMA ujian CAT-nya 23 September hingga 3 Otober. 10 hari, karena pesertanya banyak,’‘ katanya.

          Terpisah, Ombudsman Republik Provinsi (ORI) Daerah Jambi hari ini akan menurunkan dua tim untuk memantau pelaksanaan tes CAT.

Ketua Perwakilan ORI Jambi M.Taufik Yasak mengatakan, satu tim terdiri dari empat orang. Masing-masing akan melakukan pengawasan di dua tempat yakni di Pemprov Jambi dan Kanwilkumham Jambi.

‘‘Yang harus diawasi ketat dari Kemenkuham pusat karena olah datanya di sana. Jika nanti ada kejanggalan akan  ditindak tegas,’’ tegasnya.

Atas dasar itu, dia meminta agar Kemenkumham juga bersinergi dalam memperkecil peluang bocornya soal ujian. Katanya bagi penyelenggara yang membocorkan soal akan ada sanksi pemberhentian. Walaupun nanti akan melewati tahapan dan bersifat intern.

‘‘Karena soal ujian kan sifatnya rahasia negara apabila ada oknum dalam curang, sanksi tegas menanti,’‘ ancamnya.

Begitu pula bagi peserta tes jika kedapatan bekerja sama saat ujian berlangsung ataupun kecurangan lainnya, akan digugurkan lembar jawabannya.

‘‘Pun bagi peserta haruslah berhati besar jika ada kejanggalan harap dilapor ke Ombudsman,’‘ tambahnya.

Mengenai jumlah peserta di Provinsi Jambi , kata dia ada sekitar 10 ribu peserta yang lolos seleksi pertama, dengan memperebutkan 400 formasi teraedia.

‘‘Untuk peserta yang asli Jambi maupun datang dari daerah berlomba lah dengan jujur , untuk mengiai formasi tersebut,’‘ pungkasnya.

(hfz/cr1)